Monday, June 09, 2008

ia seperti 2500, memendam jarak antara lebak bulus – cipete

ia menodongku dengan 10000 angkot yang ada dimulutnya

matanya bensin, tangannya kompan, dan baju-baju lari dari tubuhnya

seperti merobek kompan, angkot dan sepatu.

ia kaki yang berjalan dengan ban, dan cakramnya siap ditekan

stop. ia blong, ia bensin yang berhamburan. ia memakan debu kota

dan menyiapkan dialog, argumen, eksepsi, dan angkot dalam mulutnya

ia muntah dan kisahnya seperti muntah juga